Pengalaman berada di kantor Google Indonesia

Foto Bersama setelah selesai workshop.

Pada sabtu 29 februari kemarin saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu kantor cabang milik Google di Indonesia. Awalnya saya tidak menyangka bisa diundang masuk ke kantor tersebut karena untuk pendaftarannya sendiri diseleksi dari sekian banyak peserta yang mengajukan pendaftaran, namun akhirnya saya bisa berhasil untuk mendapatkan undangan tersebut bersama puluhan peserta lainnya.

Saya melakukan pendaftaran di salah satu workshop yang diadakan oleh GDG Jakarta yang bertemakan tentang Google Cloud : Big Query / #JuaraGCP Season 2. untunglah pada waktu awal saya telah mengikuti #JuaraGCP Season 1 sehingga dapat mengetahui informasi pendaftaran workshop ini diawal dan bisa dapat kesempatan masuk ke kantor yang dimiliki raksasa industri search engine saat ini.

Kantor Google Indonesia sendiri berlokasi di salah satu gedung yang ada di SCBD Sudirman, Pacific Century Place. Karena acara workshop tersebut dimulai dari jam 09.30, saya pun berangkat pada jam 07:00 dari rumah untuk menghindari macet, memarkirkan motor di parkir ride Lb.Bulus, dan menuju stasiun MRT Lb.Bulus untuk melanjutkan sisa perjalanan menggunakan MRT.

Ketika telah sampai di Stasiun MRT Istora Mandiri saya pun berjalan menuju gate keluar MRT dekat gedung Indonesia Stock Exchange(IDX) dan berjalan hingga menuju Gedung Pacific Century. Pada saat itu merupakan pengalaman pertama saya untuk bisa jalan-jalan di trotoar SCBD Sudirman, rasanya sangat menyenangkan bisa berjalan ditengah-tengah gedung-gedung bertingkat di sana.

Pemandangan dari Trotoar SCBD Sudirman

Setibanya di depan gedung Pacific Century, jam masih menunjukkan pukul 08:30, saya pun menunggu di depan halte bus Pacific Place hingga 30 menit lalu langsung menuju ke dalam gedung perkantoran tersebut.

Ketika di lobby saya melihat banyak orang yang sedang menunggu untuk bisa masuk ke kantor Google, kebanyakan merupakan mahasiswa dan pekerja yang berada di sekitar Jabodetabek, Saat itu saya hanya datang sendiri karena tidak ada teman yang mendaftar workshop tersebut.

Saya pun berkenalan dengan beberapa peserta, ada yang sedang bekerja sebagai data analis (mas heru), ada yang bekerja di HijUp, dan ada yang datang jauh-jauh dari Indramayu untuk mengikuti kegiatan workshop ini (3 orang dari Politeknik Negeri Indramayu). Saya pun memperkenalkan diri dan mulai kenal dengan ke-tiga teman yang dari Indramayu ini.

Lobby Pacific Century Place

Setelah entrance dibuka dan tiap peserta diberikan kartu akses untuk memasuki gedung ini, kami pun diarahkan untuk masuk ke dalam lift dan naik ke lantai 43.

Kesan pertama yang saya dapatkan ketika masuk ke dalam sini adalah perasaan yang lumayan cukup cozy dibandingkan dengan kantor-kantor pada umumnya. tidak ada meja dan sekat, hanya longue, pernak pernik, dan beberapa auditorium serta meeting room. mungkin karena kantor cabang Google Indonesia hanya ditujukan untuk representasi kegiatan marketing dan bisnis Google di Indonesia, bukan kegiatan development ataupun produksi.

Guest Card Kantor Google Indonesia

Di sana kami diberikan Guest Card yang telah di print melalui vending machine yang tertempel di awal pintu masuk kantor.

Lantai 45 Kantor Google Indonesia, dijadikan Longue, Meeting, dan tempat Musholah.

Setelah pendaftaran  dan pemberian Guest Card, kami pun dikumpulkan dalam sebuah auditoriom untuk melaksanakan workshop Google Cloud : Big Query. pada saat tersebut pembicaranya merupakan salah satu Data Engineer yang dimiliki oleh Ruangguru dan memanfaatkan fitur Big Query untuk mempermudah pekerjaanya.

View dibawah dari kantor Google Indonesia

Beliau menjelaskan bahwa penggunaan Big Query di Google Cloud sangat simple dan Less Scripting. Sangat direkomendasikan untuk menggunakan Cloud Computing dalam pemrosesan data yang sangat besar jika Server On Premise yang dimiliki perusahaan sudah mulai lambat dalam memproses data.

Big Query Google Cloud menggunakan arsitektur Serverless sehingga kita tidak diharuskan melakukan built enviroment untuk melakukan Query, hanya tinggal mengupload data, dan menulis perintah query dalam berbagai bahasa pemrograman (SQL,Java,Python) kita langsung mendapatkan hasil Query dalam hitungan detik atau menit.

Satuan serverless pada Big Query Menggunakan Slot, karena behind pada arsitektur ini tidak diketahui spesifikasi datacenternya, namun beliau meyakini bahwa tiap 1 slot serverless Big Query terdapat -+ 2000 Machine/server di dalam datacenter google yang melakukan pemrosesan query data kita secara seketika. Jika dibandingkan dengan Querying pada Server On Premise yang memakan waktu berjam-jam bahkan hari. Big Query pada Google Cloud hanya membutuhkan waktu beberapa menit bahkan detik untuk bisa memprosesnya menjadi data queri yang diinginkan. tentunya sangat membantu dalam melaksanakan tugas sebagai data analis yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam memproses data yang sangat besar.

Auditorium Kantor Google Indonesia, Tempat dilaksanakannya Workshop.

Selain itu juga terdapat beberapa fitur menarik seperti schedule yang layaknya cronjob pada server on premise sehingga kita bisa melakukan query secara otomatis, maupun open data yang di provide google untuk kebutuhan analisis membuat kita terkesan akan kecanggihan Big Query ini.

Untuk biaya penggunaan Big Query ini dibayarkan bukan dalam per-resource yang dipakai, melainkan per Query yang dijalankan. sehingga seharusnya secara teori menggunakan Big Query dari Google Cloud ini dapat memangkas biaya dalam pengolahan data bagi perusahaan ataupun organisasi lainnya.

Selain menjelaskan basic fundamental Big Query dan Advantage using Big Query Google Cloud beliau pun juga membagikan tips & trik melakukan query yang efektif, ilmunya sangat bermanfaat untuk yang berkecimpung dibidang analisis big data.

Setelah selesai workshop, para peserta dipersilahkan untuk melakukan hands on Big Query dengan menggunakan Qwiklabs, acara pun akhirnya selesai pada jam 16:00.

Foto Longue kantor Google Indonesia (Foto: Fiqri Rahardian)
Foto dibelakang logo Google Indonesia (Foto: Raden Muhammad Shaleh)

Azmi Nawwar

Seorang penulis pemula yang menulis sambil iseng-iseng di rumah. menulis di azmi.my.id, rootix.web.id dan Kompasiana. saat ini sebagai pelajar di salah satu sekolah negeri dan masih akan terus belajar,sangat tertarik akan dunia Filsafat,Sastra,Sejarah dan Komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *